Bloger

 


1. Pengertian blog :


Blog adalah bentuk aplikasi web yang berbentuk tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai

posting) pada sebuah halaman web. Tulisan-tulisan ini sering kali dimuat dalam urutan

isi terbaru dahulu sebelum diikuti isi yang lebih lama, meskipun tidak selamanya

demikian. Situs web seperti ini biasanya dapat diakses oleh semua pengguna Internet

sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut.


2. Sejarah blog:


Media blog pertama kali dipopulerkan oleh Blogger.com, yang dimiliki oleh Pyra Labs

sebelum akhirnya diakuisisi oleh Google pada akhir tahun 2003.[2][3] Semenjak itu,

banyak terdapat aplikasi-aplikasi yang bersifat sumber terbuka yang diperuntukkan

kepada perkembangan para penulis blog tersebut.

Blog mempunyai fungsi yang sangat beragam, mulai dari sebuah catatan harian, media

publikasi dalam sebuah kampanye politik, sampai dengan program-program media dan

perusahaan-perusahaan. Sebagian blog dipelihara oleh seorang penulis tunggal,

sementara sebagian lainnya oleh beberapa penulis. Banyak juga blog yang memiliki

fasilitas interaksi dengan para pengunjungnya, seperti menggunakan buku tamu dan

kolom komentar yang dapat memperkenankan pengunjungnya untuk meninggalkan

komentar atas isi dari tulisan yang dipublikasikan, namun demikian ada juga blog yang

bersifat sebaliknya (non-interaktif).

Situs-situs web yang saling berkaitan berkat blog, atau secara total merupakan

kumpulan blog sering disebut sebagai blogosphere. Bilamana sebuah kumpulan

gelombang aktivitas, informasi dan opini yang sangat besar berulang kali muncul untuk

beberapa subjek atau sangat kontroversial terjadi dalam blogosphere, maka hal itu

sering disebut sebagai badai blog (bahasa Inggris: blogstorm).


3. Perbedaan blog dan website:


Arah komunikasi juga jadi perbedaan antara blog dan website. Untuk Blog cenderung

diketahui lebih interaktif, sedangkan untuk website hanya bersifat satu arah. Di blog,

Anda dapat meninggalkan komentar di setiap konten. Anda juga dapat membalas, serta

yang lainnya.

Perbedaan lainnya terlihat pada tujuan pengelolaan platform, secara garis

besar orang membuat blog untuk

a. Menjankau target audiens yang relevan

b. Menjaring raffic dengan menerapkan search engine optimization(SEO)

c. Mendapatkan leads yang berkualitas


3


Perbedaan lainnya dapat di lihat dari isi konten

Blog biasanya berisi isi isi konten yang relevan untuk pembacanya. Bentuknya bisa

bermacam-macam, tergantung niche siapa pemiliknya. Mislanya artikel, video hingga

podcast dengan tema tertentu

Perbedaan lainnya bisa di lihat dari arah komunikasi

Arah komunikasi juga menjadi perbedaan blog dan website. Blog cenderung lebih

interaktif, sedangkan website bersifat satu arah.

Perbedaan lainnya bisa dilihat pada gaya bahasa

Perbedaan blog dan website yang lazim Anda temui, gaya bahasa.

Kalau Anda perhatikan, blog seringkali menggunakan bahasa yang santai. Karena

tujuannya memang untuk berkomunikasi dengan target audiens, personanya pun jelas.

Jadi, isi kontennya mudah dinikmati dan dipahami.

Perbedaan lainnya pada intensitas rilis dan update konten

Intensitas update blog dan website jelas berbeda.

Karena blog fokus kepada konten, intensitas update-nya pun lebih sering. Bisa setiap

hari malahan. Dan selang waktu tertentu, blogger akan memperbarui kontennya supaya

infonya tetap update.

Lebih statis daripada blog, website cenderung jarang merilis dan meng-update konten.

Hanya saat dibutuhkan saja, semisal ada perubahan informasi produk/layanan, rilis fitur

baru, dsb.

Perbedaan lainnya pada tujuan berlangganan

Masih berhubungan dengan konten, perbedaan blog dan website berikutnya: tujuan

berlangganan.

Berhubung blog cukup rajin merilis konten baru, para blogger seringkali memasang fitur

berlangganan alias RSS Feed. Fitur ini memungkinkan subscriber blogger menerima

notifikasi setiap ada konten baru.

Di website pun Anda bisa menemukan tombol subscribe. Bedanya, biasanya fungsinya

agar pengunjung mendapat newsletter seputar produk/layanan. Entah itu info promo,

katalog produk terbaru, update fitur, dll.

Perbedaan yang terakhir adalah pembagian ketegori

Bedanya website dan blog yang cukup mencolok yaitu pada pembagian kategorinya.

Blog lebih mengarah ke topik konten, sedangkan website fokus ke produk/layanan.

Saat Anda mampir ke blog, seringkali si blogger membuat pembagian berdasarkan

topiknya. Gita Savitri, misalnya, membagi kategori blognya menjadi: Daily Life,

Thoughts, Travel, dll.


4


4. Stuktur blog :


Blog memiliki tampilan dan tatanan yang sangat banyak dan beragam, tergantung

fungsi blog itu sendiri. Pada dasarnya blog memiliki struktur standar,berikut ini beberapa

struktur yang ada pada blog:

Header: Biasanya terletak di bagian atas blog. Header berisi tentang judul blog,

deskripsi blog, dan menu blog.

Navbar (navigation bar): Terletak diatas header. Fungsi navbar ini untuk mempermudah

editor/pemilik blog untuk mengelola blognya sehingga hanya muncul jika diakses oleh

pemilik blog itu sendiri.

Main blog: Main blog terletak di bagian tengah blog. Di sini tempat postingan/isi blog

yang dibuat oleh blogger. Main blog juga terdapat struktur seperti judul, tanggal, nama

penulis, serta kolom komentar.

Sidebar: Elemen ini terdapat popular post dan archive. Kamu juga dapat menambahkan

widget seperti kalender, jam, dan widget menarik lainnya. Sidebar bisa diletakkan di kiri

atau kanan blog.

Footer: Terletak paling akhir atau bagian paling bawah pada blog. Biasanya berisi

tentang informasi singkat pemilik blog, kontak, informasi hak cipta, sponsor, dan kredit

sebuah website. Terkadang, footer juga bisa dijadikan sebagai tempat untuk

menampilkan widget.


5. Manfaat / fungsi:


1. Sebagai media publikasi

Untuk blog sendiri, berfungsi sebagai media publikasi yang bisa dibilang cukup efektif,

karena kamu tidak harus mengeluarkan biaya yang mahal. Jenis publikasi ini lebih

mengutamakan peningkatan pengunjung melalui metode organic search tanpa harus

memasang iklan maupun menggunakan teknik SEM (Search Engine Marketing).

2. Untuk menghasilkan uang

Dengan membuat blog, kamu juga dapat menghasilkan uang sendiri. Hanya dengan

menentukan topik sesuai dengan minat keahlian dan menggunakan struktur yang

menarik untuk pembaca.

3. Membangun branding

Seringkali seorang blogger memanfaatkan blog untuk menciptakan personal branding.

Dengan menulis informasi yang menarik terkait suatu bidang, seseorang bisa jadi lebih

mudah dikenal. Setelah terkenal penulis juga bisa memanfaatkannya untuk hal-hal lain

yang positif.

4. Mengasah kemampuan menulis

Hal inilah yang sering dilakukan oleh para blogger, mereka sering berlatih dan

menghabiskan waktunya dengan menulis untuk melatih hasil tulisan yang lebih

berkualitas.


5


6. Jenis blog

Berikut ini adalah 5 jenis blog yang ada di era saat ini:

1. Blog pribadi

Blog pribadi adalah blog yang dibuat untuk diri sendiri hanya untuk mengisi waktu luang

atau berbagi hal-hal dari kehidupan sehari-hari. Blog pribadi pada dasarnya adalah

sebuah catatan online publik dengan berbagai topik dan tidak bertujuan untuk

menghasilkan uang.

2. Blog profesional

Blog profesional memiliki sifat tematik. Bahasa yang ditulis tidak boleh asal-asalan

apalagi dengan spam keywords. Dengan blog profesional, kamu juga bisa dianggap ahli

di dalam bidang tertentu dan bisa mendapatkan keuntungan, melalui periklanan,

penjualan, dan yang lainnya.

3. Blog bisnis

Blog bisnis adalah blog yang bertujuan untuk keuntungan bisnis sehingga halaman blog

pada blog bisnis berusaha untuk mencapai tujuan-tujuan bisnis. Misalnya untuk

memperoleh pasar yang lebih luas dan menarik audiens untuk membeli suatu produk

atau jasa. Blog bisnis banyak dipakai oleh perusahaan-perusahaan barang atau jasa

seperti Tokopedia dan Lazada karena blog ini sangat berguna untuk mendatangkan

trafik penjualan dan menaikan otoritas website.

4. Blog niche

Blog niche adalah blog yang kontennya hanya berfokus pada konten tertentu. Blog ini

hanya membahas satu tema tertentu di dalam halamannya. Blog niche lebih

mengandalkan keywords atau kata kunci yang sudah ditargetkan agar memudahkan

banyak orang mengakses blog ini, serta menambah pundi-pundi uang melalui adsense.

5. Blog afiliasi

Blog afiliasi adalah blog yang memungkinkan kamu untuk mendapatkan komisi apabila

kamu berhasil membuat orang lain tertarik untuk membeli atau menggunakan suatu

produk.


7. Platform untuk membuat blog


a. Bloger

Situs gratis pertama yang direkomendasikan untuk membuat blog adalah Blogger. Di

Blogger, pembuatan blog personal bisa dilakukan dengan sangat mudah.

Hanya perlu membuat akun dan memilih tema blog yang ingin digunakan, kamu bisa

langsung menuliskan apa pun yang ada di pikiranmu.

Intinya, Blogger sangat cocok untuk digunakan bagi para penulis pemula yang

sedang mempelajari dunia content writing.


6


b. Word press

WordPress adalah platform gratis yang memungkinkan kamu untuk blogging sambil

belajar cara membangun situsmu sendiri.

Kamu bisa membangun semuanya benar-benar dari nol, bahkan sampai mengurus

hosting software. Hal ini berarti kamu memiliki kendali penuh atas situs yang

dibangun.

Penampilannya, kegunaan di dalamnya, dan juga bagaimana cara kamu

menghasilkan uang dari blog tersebut.

Sangat menarik, kan?

Meskipun begitu, untuk menghasilkan uang dari WordPress, kamu tidak bisa

menggunakan versi gratis dan harus membayar biaya langganan secara rutin.

c. Medium

Medium adalah situs yang memungkinkan kamu untuk membaca dan membuat

konten blog secara gratis, dengan topik yang sangat variatif.

Di situs ini, tulisan yang kamu buat akan berada di dalam Medium saja. Jadi,

memang bukan blog pribadi seperti dua contoh sebelumnya.

Meskipun begitu, artikel yang kamu buat bisa dilihat oleh jutaan orang yang

mengunjungi Medium.

Tak hanya membantu proses pembuatan portofolio menulis, kamu juga bisa

sekaligus mendapatkan audiens tanpa perlu mencarinya sendiri.

d. Wix

Wix sendiri merupakan platform yang bisa digunakan untuk membuat website-mu

sendiri dan memungkinkan kamu untuk mengatur front-end sendiri.

Nah, Wix memiliki hosting gratis, sehingga kamu tidak perlu repot-repot lagi.

Hanya perlu membuat akun, pilih layout dan template yang diinginkan, lalu kamu

bisa langsung membuat blog secara gratis di situs ini.

Kamu bisa mengutak-atik banyak hal, sampai website yang dibuat sama dengan apa

yang kamu inginkan.

e. Weebly

Pada dasarnya, Weebly kurang lebih sama dengan Wix.

Kamu bisa mengutak-atik sesuka hati dan menambahkan elemen apa pun, sampai

blog yang dibuat tampilan dan kegunaannya sesuai dengan kemauanmu.

Kamu juga bisa memiliki domain sendiri dan juga mendapatkan analisis dari Weebly,

tetapi tentu tidak secara gratis.


7


8. Langkah membuat blog


1. Tentukan niche

Apa itu niche? Niche adalah topik atau area yang menjadi fokus utama blog Anda.

Ya, salah satu cara membuat blog pribadi maupun profesional yang menarik adalah

dengan mengulas topik yang disukai.

Misalnya, Anda berprofesi sebagai musisi, Anda bisa memilih niche blog seputar

musik. Namun, karena topik musik sangat luas, carilah area spesifik untuk

menentukan niche yang tepat. Misalnya, Anda bisa mengulas lagu-lagu hip-hop atau

yang bergenre pop.

Jika saat ini Anda sedang menjalankan suatu proyek atau membangun bisnis online,

Anda juga bisa membagikan informasi mengenai layanan, produk, serta visi dan misi

perusahaan melalui blog.

Pembaca yang tertarik dengan pembahasan yang disajikan akan singgah di blog

Anda. Anda pun bisa mengakuisisi user baru dengan mudah. Win-win solution,

bukan?

Memilih niche blog memang memakan waktu yang lama. Tapi, dengan mengikuti

langkah-langkah di bawah ini, pemilihan niche bisa jadi lebih mudah. Berikut cara

memilih niche blog:

Buat daftar hal-hal yang Anda sukai atau kuasai.

Bisa soal pekerjaan, aktivitas sehari-hari, atau kegiatan berkebun.

Cari dan riset blog dengan niche yang sama.

Cek target pasar untuk mengetahui apakah niche yang dipilih dapat digali lebih

dalam atau tidak. Catat konten yang diulas di masing-masing blog, misalnya

glosarium, tutorial, atau proyek tertentu.

Tentukan niche yang lebih spesifik.

Misalnya, kegiatan berkebun merupakan topik yang sangat luas. Pastinya ada

banyak blog yang mengulas topik ini. Jadi, persempit topik dengan membahas cara

menanam sayur untuk pemula atau bagaimana mengubah kegiatan berkebun

menjadi aktivitas menyenangkan untuk anak-anak.

Cari tahu niche yang ‘menjual’.

Apakah ada produk jualan dalam cakupan niche yang dipilih? Apakah produk

tersebut menggunakan AdWords? Dan apakah blog kompetitor menawarkan ruang

iklan atau memasang banner? Cek semua hal ini untuk menentukan langkah Anda

selanjutnya.

Pilih niche yang Anda kuasai.

Setiap pembaca ingin mendapatkan informasi yang lengkap dan memuaskan rasa

ingin tahu mereka. Apabila Anda hanya ‘sekadar’ menulis postingan, pembaca blog

juga akan memperoleh informasi yang ‘setengah-tengah’. Jadi, tinggalkan topik yang

tidak disukai dan carilah niche yang benar-benar Anda pahami.

Sering-sering lihat blog dengan niche yang sama.


8

Sesuatu yang luput dibahas oleh blog kompetitor bisa menjadi niche yang menarik

untuk diulas.

2. Pilih web hosting yang tepat

Setelah menentukan niche blog, langkah selanjutnya adalah memilih web hosting.

Web hosting ini memungkinkan Anda mengonlinekan website agar orang-orang bisa

mengunjungi blog Anda.

3. Daftarkan nama domain

Nama domain merupakan alamat URL unik yang dimiliki setiap website. Karena

nama domain menentukan keberhasilan blog Anda, ada banyak hal yang harus

dipertimbangkan.

Selain itu, jangan terburu-buru mendaftarkannya. Lakukan dengan hati-hati. Kalau

perlu, gunakan tool domain name generator untuk memperoleh nama-nama domain

yang potensial.

Jika sudah ada calon domain, cek ketersediaannya dengan tool cek domain. Tool ini

akan menampilkan nama domain yang dikombinasikan dengan berbagai ekstensi.

Pilih ekstensi yang menurut Anda paling pas.

4. Install platform pengelolaan blog

Sistem Manajemen Konten (CMS) adalah platform yang paling pas jika Anda ingin

mencoba cara membuat blog baru. Dengan CMS, Anda bisa:

Membuat blog tanpa harus mempelajari coding dan bahasa pemrograman lainnya

terlebih dulu.

Mempublikasikan konten dan membuat konten baru.

Mendedikasikan diri sepenuhnya untuk menulis konten, tanpa harus

mengkhawatirkan aspek teknis.

Menambahkan fitur baru dengan bantuan plugin dan module.

Mengatur tampilan blog dengan menerapkan tema gratis yang ada di library CMS.

Platform terbaik rekomendasi kami untuk cara buat blog adalah WordPress, karena

kemudahan pengelolaannya dan semua fitur unggulan yang ditawarkannya.

5. Publikasikan konten dan kembangkan blog

Untuk mulai mengembangkan blog, Anda perlu membuat postingan dan beberapa

halaman penting yang sebaiknya ada di blog Anda. Di bawah ini, kami akan

membahas beberapa metode dan strategi pengembangan blog agar blog Anda ramai

pengunjung.

6. Promosikan blog

Karena munculnya postingan di halaman terdepan Google membutuhkan waktu yang

lama, keberadaan blog Anda jadi sulit untuk diketahui. Salah satu cara agar blog

Anda dikenal banyak orang dan menjangkau audiens yang tepat adalah dengan

mempromosikannya. Sebarkan konten blog ke media sosial, buat mailing list, dan

jalankan backlink

7. Mulai hasilkan uang melalui blog

Selain menjadi wadah untuk menyalurkan opini dan membagikan informasi, blog

juga bisa jadi sumber pendapatan utama atau sampingan. Ya, Anda bisa mencoba

cara mendapatkan uang dari internet melalui blog. Kira-kira, bagaimana, ya, cara

bikin blog yang menghasilkan uang?


9


Pasang iklan di blog.

Pilihlah iklan yang spesifik dan relevan dengan target audiens atau sesuai dengan

topik yang ditulis. Anda bisa memulai strategi ini menggunakan Google Adsense.

Ikuti program afiliasi.

Melalui program ini, Anda akan bekerja sama dengan pelaku usaha untuk

mempromosikan produk dan layanan mereka. Nantinya Anda akan memperoleh

komisi. Untuk bergabung di program ini, blog Anda sudah harus punya trafik yang

tinggi dan kredibel. Sebagai affiliate, Anda akan diberikan link afiliasi untuk dipasang

atau disertakan di blog.

Jual produk dan layanan.

Anda bisa berjualan produk dan layanan sendiri di blog. Install plugin eCommerce,

misalnya WooCommerce, dan berikan kemudahan bagi audiens untuk mencari

produk yang diinginkan, menambahkannya ke keranjang belanja (cart), dan

melakukan pembayaran.

Buat postingan bersponsor.

Kalau blog sudah ramai, peluang untuk pihak lain memasang iklan di blog Anda

semakin terbuka lebar. Tujuan ditempatkannya iklan di blog yang trafiknya tinggi

adalah untuk meningkatkan exposure. Pembayaran akan didasarkan pada seberapa

banyak postingan tersebut diklik, jumlah kunjungan, atau transaksi.

Ubah blog jadi portofolio online.

Punya kemampuan menulis yang baik? Ubah blog Anda menjadi situs yang

menyediakan jasa penulisan. Anda juga bisa mengadakan workshop online tentang

kepenulisan atau menawarkan diri sebagai penulis lepas

Komentar